Fig 7.101
8-BIT BINARY ASYNCHRONOUS COUNTER
8-bit Binary Asynchronous Counter bekerja dengan menghitung pulsa clock dalam bentuk biner dari 0 sampai 255 (00000000–11111111). Rangkaian ini terdiri dari dua counter 4-bit yang disusun secara kaskade.
Counter pertama menerima clock utama dan menghitung dari 0 hingga 15. Saat mencapai kondisi maksimum, output carry/overflow (RCO) digunakan sebagai clock untuk counter kedua. Karena counter kedua hanya aktif setelah counter pertama selesai satu siklus, maka rangkaian ini disebut asynchronous counter.
Hasil akhirnya adalah keluaran 8-bit yang menunjukkan total pencacahan dengan 256 kemungkinan nilai, dan banyak digunakan pada sistem penghitung dan timer digital.
- Memahami prinsip kerja 8-bit Binary Asynchronous Counter.
- Mampu merancang serta menganalisis rangkaian 8-bit Binary Asynchronous Counter.
1. IC
Switch merupakan sakelar yang digunakan untuk menyambungkan maupun memutus aliran arus listrik pada rangkaian. Sementara itu, DIP switch (Dual Inline Package switch) adalah sekumpulan sakelar kecil yang tersusun dalam satu paket/baris dan umumnya digunakan untuk memberikan masukan logika 1 atau 0 pada IC dengan cara yang lebih praktis dan rapi.
Rangkaian penjumlah biner 4-bit menggunakan IC 74LS83 bekerja berdasarkan prinsip full adder yang tersusun secara berantai (ripple carry adder). IC ini terdiri dari empat blok full adder yang masing-masing bertugas menjumlahkan satu bit dari operand A dan operand B, serta carry-in dari tahap sebelumnya.
Pada saat input A dan B diberikan melalui saklar atau DIP switch, masing-masing pasangan bit (A0 dengan B0, A1 dengan B1, dan seterusnya) akan masuk ke dalam rangkaian full adder internal. Penjumlahan dimulai dari bit paling rendah (LSB), yaitu A0 dan B0, bersama dengan carry-in (C0). Hasil dari penjumlahan ini menghasilkan sum (S0) dan carry yang akan diteruskan ke tahap bit berikutnya.
Proses ini berlanjut secara berurutan hingga bit paling tinggi (MSB). Setiap tahap penjumlahan akan menghasilkan output sum (S0–S3) dan carry yang merambat ke tahap selanjutnya. Pada akhir proses, carry dari bit paling tinggi akan menjadi carry-out (C4), yang menandakan adanya overflow jika hasil penjumlahan melebihi 4 bit.
Output sum kemudian ditampilkan melalui LED sebagai indikator logika, sehingga pengguna dapat melihat hasil penjumlahan dalam bentuk biner secara langsung. Dengan demikian, rangkaian ini bekerja secara berantai dari bit terendah ke bit tertinggi untuk menghasilkan hasil penjumlahan biner 4-bit secara akurat sesuai input yang diberikan.
EXAMPLE
Example 1 – Counter U1
Input A-D =
0000LOAD = 1 → nilai awal = 0
Setelah 5 pulsa clock → QA–QD =
0101(5)
Example 2 – Counter Cascade
U1 mencapai maksimum (QD-QA = 1111)
RCO U1 = 1 → diteruskan ke U2 sebagai CLK
U2 naik 1 setiap kali U1 overflow
PILIHAN GANDA
Soal 1
Apa fungsi pin RCO pada IC 74ALS161?
A. Menentukan arah hitungan
B. Digunakan untuk mereset counter
C. Menandakan counter mencapai nilai maksimum
D. Menyinkronkan clock input
Jawaban: C
Soal 2
Jika kedua counter 74ALS161 disusun secara cascading, maka total modulus adalah:
A. 4
B. 8
C. 16
D. 256
Jawaban: D
(16 × 16 = 256)
Download File Rangkaian [klik disini]
Download Datasheet IC 74LS83 [klik disini]
Download Datasheet Baterai [download]
Download Datasheet Voltmeter [download]
Download Datasheet Amperemeter
[download]
Download Datasheet LM741 [download]
Download Datasheet 74191 [download]
Download Datasheet NOT: [download]
Download Datasheet AND: [download]
Download Datasheet NAND: [download]
onwload Datasheet IC74147 [Download]
Donwload Datasheet IC74126 [Download]
Download Datasheet NOT: [download]
Download Datasheet DAC0808 [Download]
Download Datasheet Kapasitor [Download]
Komentar
Posting Komentar