Fig 11.13
DIGITAL RAMP ADC
Digital-Ramp ADC (Analog to Digital Converter) merupakan salah satu jenis konverter analog ke digital yang bekerja dengan prinsip peningkatan nilai digital secara bertahap (ramp) mulai dari nol hingga mendekati atau sesuai dengan tegangan input analog. Sistem ini umumnya menggunakan counter digital yang terhubung dengan DAC (Digital to Analog Converter).
Dalam prosesnya, keluaran dari counter berupa nilai biner akan diubah oleh DAC menjadi tegangan analog. Tegangan ini kemudian dibandingkan dengan tegangan input menggunakan komparator. Selama tegangan hasil DAC masih lebih rendah dibandingkan tegangan input analog, counter akan terus bertambah secara berurutan.
Ketika tegangan DAC telah mencapai atau melampaui tegangan input, proses perhitungan dihentikan. Nilai counter pada kondisi tersebut kemudian dijadikan sebagai hasil konversi digital yang merepresentasikan besarnya sinyal analog yang diukur.
- Memahami komponen utama yang terdapat dalam rangkaian ADC.
- Meningkatkan kemampuan dalam merancang dan menganalisis rangkaian ADC sederhana.
1. IC
Switch merupakan sakelar yang digunakan untuk menyambungkan maupun memutus aliran arus listrik pada rangkaian. Sementara itu, DIP switch (Dual Inline Package switch) adalah sekumpulan sakelar kecil yang tersusun dalam satu paket/baris dan umumnya digunakan untuk memberikan masukan logika 1 atau 0 pada IC dengan cara yang lebih praktis dan rapi.
Rangkaian penjumlah biner 4-bit menggunakan IC 74LS83 bekerja berdasarkan prinsip full adder yang tersusun secara berantai (ripple carry adder). IC ini terdiri dari empat blok full adder yang masing-masing bertugas menjumlahkan satu bit dari operand A dan operand B, serta carry-in dari tahap sebelumnya.
Pada saat input A dan B diberikan melalui saklar atau DIP switch, masing-masing pasangan bit (A0 dengan B0, A1 dengan B1, dan seterusnya) akan masuk ke dalam rangkaian full adder internal. Penjumlahan dimulai dari bit paling rendah (LSB), yaitu A0 dan B0, bersama dengan carry-in (C0). Hasil dari penjumlahan ini menghasilkan sum (S0) dan carry yang akan diteruskan ke tahap bit berikutnya.
Proses ini berlanjut secara berurutan hingga bit paling tinggi (MSB). Setiap tahap penjumlahan akan menghasilkan output sum (S0–S3) dan carry yang merambat ke tahap selanjutnya. Pada akhir proses, carry dari bit paling tinggi akan menjadi carry-out (C4), yang menandakan adanya overflow jika hasil penjumlahan melebihi 4 bit.
Output sum kemudian ditampilkan melalui LED sebagai indikator logika, sehingga pengguna dapat melihat hasil penjumlahan dalam bentuk biner secara langsung. Dengan demikian, rangkaian ini bekerja secara berantai dari bit terendah ke bit tertinggi untuk menghasilkan hasil penjumlahan biner 4-bit secara akurat sesuai input yang diberikan.
EXAMPLE
Example 1 – Konversi Tegangan Rendah
VA = 0.5 V
Counter cepat berhenti pada hitungan rendah (misal 10)
Example 2 – Konversi Tegangan Tinggi
VA = 4.0 V
Counter menghitung lebih lama hingga DAC output mendekati 4 V
PILIHAN GANDA
Apa fungsi comparator pada Digital-Ramp ADC?
A. Membagi clock
B. Membandingkan tegangan DAC dan input analog
C. Menyimpan hasil digital
D. Menghasilkan clock internal
Jawaban: B
Digital-Ramp ADC akan cepat selesai konversi jika:
A. Clock lambat
B. Tegangan input sangat tinggi
C. Tegangan input mendekati nol
D. Counter 12-bit digunakan
Jawaban: C
Download File Rangkaian [klik disini]
Download Datasheet IC 74LS83 [klik disini]
Download Datasheet Baterai [download]
Download Datasheet Voltmeter [download]
Download Datasheet Amperemeter
[download]
Download Datasheet LM741 [download]
Download Datasheet 74191 [download]
Download Datasheet NOT: [download]
Download Datasheet AND: [download]
Download Datasheet NAND: [download]
onwload Datasheet IC74147 [Download]
Donwload Datasheet IC74126 [Download]
Download Datasheet NOT: [download]
Download Datasheet DAC0808 [Download]
Download Datasheet Kapasitor [Download]
Komentar
Posting Komentar